Minggu, 27 Mei 2012

I Love You More Than All The Stars On The Sky


I love you more than all the stars in the sky.
I love you more as each moment passes us by.
I love you more with every breath I take.
I love you more with each promise we make.
I need you like a flower needs the rain.
I need you for you can wash away my pain.
I need you more each day
I need you for you are so wonderful, in every single way.

I miss you more than ever now.
I miss you because I really need you somehow.
I miss you and your touch.
I miss you for to me, you mean so much.

I want you to caress my lips the way you always do.
I want you to look into my eyes and see my love for you.
I want you to hold me close to your heart.
I want you to know that I love you, need you, miss you, and want you
And I have for every single moment, right from the start.

http://www.blogobo.com/read/7160/0/

Minggu, 20 Mei 2012

Pengusaha Es Krim Kab.Probolinggo



alhamdulillahirabbil alamiin
detik ini saya masih sempat berbagi tulisan .
kali ini saya akan menampilkan hasil dokumentasi saya dan rekan-rekan kelompok saya mengenai wawancara dengan pengusaha usaha es krim di kab. probolinggo

berikut profil pengusaha -----------------------------------------------------

narasumber : bpk. syaifuddin zuhri
alamat : probolinggo, jawatimur
pekerjaan : wiraswasta + pegawai pabrik
nama usaha : usaha es krim ( D'Raos eskrim)
alamat web : http://www.draos.wordpress.com/

-------------------------------------------------------------------------------------
-------------------------------------------------------------------------------------

Pewawancara : “Assalamu’alaikum, Pak”.
Narasumber : “Wa’alaikum salam”.
Pewawancara : “Perkenalkan kami dari SMA Taruna akan mewawancarai bapak mengenai usaha eskrim yang sudah bapak tekuni. Apa kedatangan kami mengganggu bapak?”
Narasumber : “Tidak mengganggu, Dik”.
Pewawancara : “Kalau begitu langsung saja kami mulai wawancaranya. Sejak kapan bapak merintis usaha eskrim?”.
Narasumber : “Sejak tahun 2008”.
Pewawancara : “Siapa yang pertama kali membuat resep eskrim bapak?”.
Narasumber : “Saya sendiri yang membuat resepnya. Saya mencoba melakukan berbagai eksperimen di rumah, dan saat itu adalah pertama kali saya mencoba membuatnya”.
Pewawancara : “Ada berapa macam eskrim yang bapak produksi?”.
Narasumber : “Ada dua jenis eskrim yang saya produksi, yaitu soft eskrim dan hard eskrim. Pada soft eskrim ada tujuh macam rasa, antara lain vanilla, stroberi, coklat, kopyor, kacang hijau, durian, dan leci. Rasa dari hard eskrim juga sama, nanti tergantung pelanggan mau minta yang mana”.
Pewawancara : “Apa yang membedakan soft eskrim dengan hard eskrim?”.
Narasumber : “Soft eskrim itu eskrim lembut yang pengolahannya langsung dengan mesin dan untuk mengambilnya tidak harus dengan sekop, kalau hard eskrim itu eskrim keras yang cara mengambilnya ngoyo, harus disekop”.
Pewawancara : "Nama apa yang bapak berikan untuk produk eskrim yang bapak buat?”.
Narasumber : “Saya memberinya nama D’Raos Ice Cream”.
Pewawancara : “Dimana saja bapak memasarkan produk eskrim itu?”.
Narasumber : “Eskrim ini sudah saya pasarkan secara online, juga sudah ada beberapa cabang yang tersebar di Indonesia. salah satunya di Probolinggo sendiri ada di Leces, kemudian di Jember, dan beberapa provinsi di Indonesia”.
Pewawancara : “Apa yang menjadi inspirasi bapak dalam membuat dan menjadi pengusaha eskrim?”.
Narasumber : “Bermula dengan menghilangkan perasaan khawatir akan gagal dalam monopoli produk eskrim yang ada di Indonesia. Maka dari itu, saya berniat untuk membuat eskrim yang berbeda dengan memberikan variasi rasa yang banyak dan pastinya berbeda dengan eskrim yang sudah ada”.
Pewawancara : “Berapa omset penjualan eskrim bapak dalam sebulan?”.
Narasumber : “Tidak menentu, tergantung musim. Jika musim panas penjualan ditambah dan akan cepat habis, secara otomatis laba yang kami terima juga meningkat. Tapi kalau musim hujan penjualan eskrim akan lama terjual, dan menyebabkan omset penjualan menurun”.
Pewawancara : “Kami rasa informasi yang telah kami dapatkan sudah cukup banyak. Atas nama kelompok kami mengucapkan terima kasih. Assalamu’alaikum”.
Narasumber : “Wa’alaikum salam”.

-------------------------------------------------------------------------------------
-------------------------------------------------------------------------------------

Jumat, 04 Mei 2012

Lovebird si Burung Cinta


Salah satu daya tarik lovebird adalah karena warnanya yang indah. Oleh karena itu, dalam pengembangbiakan lovebird biasanya direncanakan suatu pengembangbiakan lovebird dengan pola warna tertentu.

Hal ini memang memungkinkan dan sudah banyak yang berhasil mengembangbiakkan lovebird dengan warna-warna tertentu. Biasanya warna-warna yang langka akan membuat harga lovebird menjadi sangat tinggi.

Dalam merencanakan warna bulu pada pengembangbiakan lovebird tidak dapat dilepaskan dari hukum genetik. Secara umum, demikian disebutkan Siti Nuramaliati Prijono dalam buku berjudul Lovebird, telah diketahui bahwa dari pasangan yang dikawinkan maka sifat anak-anak 50% meniru induk betina dan 50% meniru induk jantan. Dengan kata lain sifat anak merupakan perpaduan setengah sifat induk jantan dan setengah sifat induk betina. Sifat-sifat yang diturunkan ini pun masih dipengaruhi oleh sifat resesif dan sifat dominan yang dimiliki oleh pasangan yang dikawinkan.

Untuk menentukan sifat resesif dan dominan ini dapat diperkirakan setelah suatu pasangan yang berlainan sifatnya (dalam hal ini warna bulu) menurunkan dua-tiga periode keturunan. Bila keturunan pada periode-periode tersebut cenderung mempunyai hasil yang relatif sama maka dapat diperkirakan sifat dominan dan resesif yang ada pada induk jantan dan atau induk betina. Berdasarkan pengalaman-pengalaman inilah kemudian dapat disusun program perencanaan warna bulu pada anak lovebird dari pasangan-pasangan yang dipelihara.

Berkaitan dengan pengembangbiakan lovebird untuk mendapatkan warna bulu yang berbeda maka pengetahuan dasar mengenai genetik sangat penting diketahui oleh penangkar. Dengan pengetahuan dasar genetik tersebut memungkinkan penangkar untuk mengawinsilangkan lovebird sehingga dapat diperoleh anak lovebird dengan warna bulu yang diinginkan.

Lovebird bisa diternak setelah memasuki usia diatas 7 bulan. Pilihlah Lovebird yang sehat dan tidak cacat sebagai calon indukan dan berusia relative masih muda karena Lovebird yang sudah berumur diatas 3 tahun biasanya sudah tidak terlalu produktif. Untuk mendapatkan kriteria seperti diatas, sebaiknya kita langsung membeli dari peternak yang sudah kita kenal. Untuk memacu birahi, selain kwaci, tambahkana makanan extra berupa toge, jagung muda dan sawi. Ketiga jenis sayuran ini terbukti berguna untuk mendongkrak birahi Lovebird.
PERMASALAHAN DALAM BETERNAK LOVEBIRD

1. Tidak Mau Jodoh
Sering kita merasa kesal karena indukan yang ingin kita jodohkan ternyata tidak mau bersatu. Hal ini bisa disebabkan karena beberapa hal, al: keduanya berjenis kelamin sama, belum memasuki masa birahi, situasi atau lingkungan yang kurang mendukung.
2. Telur Tidak Menetas
Telur tidak meneteas bisa disebabkan oleh beberpa hal al: Indukan yang mandul, kurang nutirisi, telur tidak dierami indukan, infeksi bakteri, dan lain-lain. Sering dijumpai dalam satu tetasan, ada 1 atau 2 telur yang tidak menetas. Ini adalah hal yang wajar dan tidak perlu di khawatirkan. Biasanya telur yang tidak menetas itu adalah telur yang terakhir. Menurut literature yang saya baca, bahkan di alam sekalipun, tidak semua telur bisa menetas.
3. Cacat Kaki
Sering kita jumpai anak Lovebird yang kakinya tidak bisa berdiri dan mencengkeram dengan sempurna serta cenderung miring ke samping. Hal ini disebabkan karena bahan sarang yang ada didalam sangkar kurang mencukupi sehingga Lovebird tidak mempunyai dasar berpijak yang tidak licin. Kebanyakan kasus ini dijumpai pada glodok yang beralaskan papn triplek. Hindarilah menggunakan bahan ini dan gunakan papan yang belum diserut sebagai bahan dasar glodok.

sumber:
http://gudangburung.blogspot.com
http:// lovebirdcantik.blogspot.com/2011/)

Jumat, 27 April 2012

Mengatasi Stress Burung Parkit

Untuk mengatasi stres Parkit, harap Anda perhatikan petunjuk-petunjuk sebagai berikut:
  1. Berilah alas kandang atau sangkar berupa kertas koran bekas agar kotoran yang lembap segera dapat terserap dan setiap hari diganti dengan kertas koran yang bersih.
  2. Pakan burung parkit adalah berupa biji-bijian berkulit karena suka menyisil (makan sambil mengupas biji). Burung ini paling suka pada millet, yaitu sebangsa jewawut yang agak besar berwarna putih. Millet ini sebagai sumber protein (nabati), karbohidrat, dan lemak.
  3. Berikan pula setiap hari jagung segar yang muda (masih dengan jonggolnya), kecambah (tauge) yang segar, atau kedua-duanya. Dapat pula diberikan sayuran segar yang lainnya karena kecuali sebagai sumber vitamin dan mineral pakan segar tersebut dimaksudkan pula sebagai sumber air.  
  4. Burung parkit tidak perlu diberi minum khusus karena kebutuhannya telah dicukupi dari sayuran segar tadi.
  5. Apabila parkit diberi air minum khusus cenderung meminum berlebihan (sebentar-sebentar minum). Hal ini dapat menyebabkan kembung air (water bloating) dan ini merupakan titik awal timbulnya penyakit pencernaan seperti indisgesi dan regang lambung (distensia) yang dapat menyebabkan parkit tidak dapat makan dan mati. 
  6. Bagi burung pakit yang diternakan, diperlukan kandang yang luas dan diberikan rumah-rumahan untuk bertelur dan mengeram atau untuk berdua-duaan. Parkit termasuk burung yang suka romantis dan bermain cinta dengan (mesra seperti burung merpati).

Senin, 16 April 2012

Efek Negatif Burung Parkit


Saat ini, diperkirakan ada sekitar 31 ribu burung parkit liar yang tersebar di taman-taman di Inggris dan kawasan tenggara negeri itu. Dan dari ‘sensus’ parkit terakhir, diketahui bahwa jumlah populasi mereka meningkat rata-rata sebesar 23 persen per tahun.

Kini dari penelitian diketahui bahwa burung parkit itu memang mengintimidasi burung-burung lain yang lebih dulu hadir di taman. Sekelompok peneliti dari Imperial College London mendapatkan bukti bahwa parkit mencegah burung penyanyi lain untuk makan.

“Mengurangi populasi parkit kemungkinan akan membawa manfaat bagi para burung penyanyi,” kata Hannah Peck, salah satu peneliti seperti dikutip dari BBC. “Namun, dalam jangka panjang ada kemungkinan pula bahwa burung lain akan dapat beradaptasi terhadap parkit,” ucapnya.

Pada penelitian, Peck dan timnya mengamati perilaku makan para burung liar di 47 taman yang ada di sekitar Inggris. Mereka menempatkan parkit yang dikandangkan dan menempatkan wadah makanan di sebelahnya lalu merekam aktivitas makan burung-burung yang singgah.

Peneliti membandingkannya dengan saat parkit dikeluarkan dan membiarkan kandang itu kosong di sebelah wadah makanan.

“Dari pemantauan, terlihat burung-burung yang umumnya singgah untuk makan di sana menjadi enggan saat ada parkit di dekat wadah makanan kandang,” kata Peck.

Namun demikian, Peck menyebutkan, burung-burung yang terganggu merupakan burung berukuran kecil. “Sayangnya kami belum mendapatkan sampel dalam jumlah cukup besar untuk mengetahui spesies burung apa saja yang terganggu untuk dapat menyimpulkan data ini,” ucapnya.

Namun demikian, Peck menyebutkan, penelitian ini merupakan bukti-bukti awal bahwa kehadiran parkit menimbulkan dampak negatif bagi burung-burung setempat.

sumber : http://www.apakabardunia.info

translate

followers

Kontak Jodoh
Mobil Bekas
Pasang Iklan Rumah
 

Blogger news

Blogroll

Wirausaha tanpa modal,malah dapat uang
Diberdayakan oleh Blogger.