Jumat, 27 April 2012

Mengatasi Stress Burung Parkit

Untuk mengatasi stres Parkit, harap Anda perhatikan petunjuk-petunjuk sebagai berikut:
  1. Berilah alas kandang atau sangkar berupa kertas koran bekas agar kotoran yang lembap segera dapat terserap dan setiap hari diganti dengan kertas koran yang bersih.
  2. Pakan burung parkit adalah berupa biji-bijian berkulit karena suka menyisil (makan sambil mengupas biji). Burung ini paling suka pada millet, yaitu sebangsa jewawut yang agak besar berwarna putih. Millet ini sebagai sumber protein (nabati), karbohidrat, dan lemak.
  3. Berikan pula setiap hari jagung segar yang muda (masih dengan jonggolnya), kecambah (tauge) yang segar, atau kedua-duanya. Dapat pula diberikan sayuran segar yang lainnya karena kecuali sebagai sumber vitamin dan mineral pakan segar tersebut dimaksudkan pula sebagai sumber air.  
  4. Burung parkit tidak perlu diberi minum khusus karena kebutuhannya telah dicukupi dari sayuran segar tadi.
  5. Apabila parkit diberi air minum khusus cenderung meminum berlebihan (sebentar-sebentar minum). Hal ini dapat menyebabkan kembung air (water bloating) dan ini merupakan titik awal timbulnya penyakit pencernaan seperti indisgesi dan regang lambung (distensia) yang dapat menyebabkan parkit tidak dapat makan dan mati. 
  6. Bagi burung pakit yang diternakan, diperlukan kandang yang luas dan diberikan rumah-rumahan untuk bertelur dan mengeram atau untuk berdua-duaan. Parkit termasuk burung yang suka romantis dan bermain cinta dengan (mesra seperti burung merpati).

Senin, 16 April 2012

Efek Negatif Burung Parkit


Saat ini, diperkirakan ada sekitar 31 ribu burung parkit liar yang tersebar di taman-taman di Inggris dan kawasan tenggara negeri itu. Dan dari ‘sensus’ parkit terakhir, diketahui bahwa jumlah populasi mereka meningkat rata-rata sebesar 23 persen per tahun.

Kini dari penelitian diketahui bahwa burung parkit itu memang mengintimidasi burung-burung lain yang lebih dulu hadir di taman. Sekelompok peneliti dari Imperial College London mendapatkan bukti bahwa parkit mencegah burung penyanyi lain untuk makan.

“Mengurangi populasi parkit kemungkinan akan membawa manfaat bagi para burung penyanyi,” kata Hannah Peck, salah satu peneliti seperti dikutip dari BBC. “Namun, dalam jangka panjang ada kemungkinan pula bahwa burung lain akan dapat beradaptasi terhadap parkit,” ucapnya.

Pada penelitian, Peck dan timnya mengamati perilaku makan para burung liar di 47 taman yang ada di sekitar Inggris. Mereka menempatkan parkit yang dikandangkan dan menempatkan wadah makanan di sebelahnya lalu merekam aktivitas makan burung-burung yang singgah.

Peneliti membandingkannya dengan saat parkit dikeluarkan dan membiarkan kandang itu kosong di sebelah wadah makanan.

“Dari pemantauan, terlihat burung-burung yang umumnya singgah untuk makan di sana menjadi enggan saat ada parkit di dekat wadah makanan kandang,” kata Peck.

Namun demikian, Peck menyebutkan, burung-burung yang terganggu merupakan burung berukuran kecil. “Sayangnya kami belum mendapatkan sampel dalam jumlah cukup besar untuk mengetahui spesies burung apa saja yang terganggu untuk dapat menyimpulkan data ini,” ucapnya.

Namun demikian, Peck menyebutkan, penelitian ini merupakan bukti-bukti awal bahwa kehadiran parkit menimbulkan dampak negatif bagi burung-burung setempat.

sumber : http://www.apakabardunia.info

translate

followers

 

Blogger news

Blogroll

Wirausaha tanpa modal,malah dapat uang
Diberdayakan oleh Blogger.