Minggu, 20 Mei 2012

Pengusaha Es Krim Kab.Probolinggo



alhamdulillahirabbil alamiin
detik ini saya masih sempat berbagi tulisan .
kali ini saya akan menampilkan hasil dokumentasi saya dan rekan-rekan kelompok saya mengenai wawancara dengan pengusaha usaha es krim di kab. probolinggo

berikut profil pengusaha -----------------------------------------------------

narasumber : bpk. syaifuddin zuhri
alamat : probolinggo, jawatimur
pekerjaan : wiraswasta + pegawai pabrik
nama usaha : usaha es krim ( D'Raos eskrim)
alamat web : http://www.draos.wordpress.com/

-------------------------------------------------------------------------------------
-------------------------------------------------------------------------------------

Pewawancara : “Assalamu’alaikum, Pak”.
Narasumber : “Wa’alaikum salam”.
Pewawancara : “Perkenalkan kami dari SMA Taruna akan mewawancarai bapak mengenai usaha eskrim yang sudah bapak tekuni. Apa kedatangan kami mengganggu bapak?”
Narasumber : “Tidak mengganggu, Dik”.
Pewawancara : “Kalau begitu langsung saja kami mulai wawancaranya. Sejak kapan bapak merintis usaha eskrim?”.
Narasumber : “Sejak tahun 2008”.
Pewawancara : “Siapa yang pertama kali membuat resep eskrim bapak?”.
Narasumber : “Saya sendiri yang membuat resepnya. Saya mencoba melakukan berbagai eksperimen di rumah, dan saat itu adalah pertama kali saya mencoba membuatnya”.
Pewawancara : “Ada berapa macam eskrim yang bapak produksi?”.
Narasumber : “Ada dua jenis eskrim yang saya produksi, yaitu soft eskrim dan hard eskrim. Pada soft eskrim ada tujuh macam rasa, antara lain vanilla, stroberi, coklat, kopyor, kacang hijau, durian, dan leci. Rasa dari hard eskrim juga sama, nanti tergantung pelanggan mau minta yang mana”.
Pewawancara : “Apa yang membedakan soft eskrim dengan hard eskrim?”.
Narasumber : “Soft eskrim itu eskrim lembut yang pengolahannya langsung dengan mesin dan untuk mengambilnya tidak harus dengan sekop, kalau hard eskrim itu eskrim keras yang cara mengambilnya ngoyo, harus disekop”.
Pewawancara : "Nama apa yang bapak berikan untuk produk eskrim yang bapak buat?”.
Narasumber : “Saya memberinya nama D’Raos Ice Cream”.
Pewawancara : “Dimana saja bapak memasarkan produk eskrim itu?”.
Narasumber : “Eskrim ini sudah saya pasarkan secara online, juga sudah ada beberapa cabang yang tersebar di Indonesia. salah satunya di Probolinggo sendiri ada di Leces, kemudian di Jember, dan beberapa provinsi di Indonesia”.
Pewawancara : “Apa yang menjadi inspirasi bapak dalam membuat dan menjadi pengusaha eskrim?”.
Narasumber : “Bermula dengan menghilangkan perasaan khawatir akan gagal dalam monopoli produk eskrim yang ada di Indonesia. Maka dari itu, saya berniat untuk membuat eskrim yang berbeda dengan memberikan variasi rasa yang banyak dan pastinya berbeda dengan eskrim yang sudah ada”.
Pewawancara : “Berapa omset penjualan eskrim bapak dalam sebulan?”.
Narasumber : “Tidak menentu, tergantung musim. Jika musim panas penjualan ditambah dan akan cepat habis, secara otomatis laba yang kami terima juga meningkat. Tapi kalau musim hujan penjualan eskrim akan lama terjual, dan menyebabkan omset penjualan menurun”.
Pewawancara : “Kami rasa informasi yang telah kami dapatkan sudah cukup banyak. Atas nama kelompok kami mengucapkan terima kasih. Assalamu’alaikum”.
Narasumber : “Wa’alaikum salam”.

-------------------------------------------------------------------------------------
-------------------------------------------------------------------------------------

Ditulis Oleh : Fandy Wahanaputra // Minggu, Mei 20, 2012
Kategori:

3 komentar:

  1. haha, sampek di posting dek blog segala..haha

    BalasHapus
  2. Alhamdulillah....
    Penjualan es krim dd'raos di tempak kami, Kecamatan Ujungpangkah Gresik dari hari kehari makin rame. Kami tak sempat memasarkan keluar. Kami cukup menjualnya di toko kami. Kebetulan kami punya Studio Foto. Jadi es krimnya aku jual di studio itu. Mula-mula orang yang foto bawa anak kecil. Anak itu mesti minta dibelikan es krim. Dilain hari anak itu minta diantar beli es krim meskipun orang tuanya gak ada niat foto. Jadi semakin hari makin banyak langganan anak-anak yang datang ke studio kami hanya untuk beli es krim.
    Luar biasa.. Gak nyangka. Semoga saja barokah. Amin

    BalasHapus
  3. Itu bahan dan formulanya beneran halalkah?

    BalasHapus

jangan lupa komen bos....

translate

followers

 

Blogger news

Blogroll

Wirausaha tanpa modal,malah dapat uang
Diberdayakan oleh Blogger.